![]() |
![]() |
| “…Ilustrasi Menara Pemancar Radio dan Telekomunikasi…”Add caption |
“…NRMnews.com –TAKENGON, Sejarah dan kiprah perjuanganRadio Rimba Rayadiusulkan masuk dalam kurikulum departemen pendidikan nasional, dengan cara itu diharapkan kiprah radio yang banyak berjasa dalamkemerdekaan Indonesia itu juga diketahui oleh generasi muda penerus bangsa.
Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani mengatakan kontribusi dan jasa radio selama perang penjajahan Belanda selama ini tidak banyak diketahui pelajar, sehingga ditakutkan akan terlupakan seiring berjalanya waktu.
Dijelaskan, Radio itu sering menyiarkan berita kepada dunia luar termasuk membantah klaim Belanda yang telah menguasai Indonesia, namun dari belantara hutan Gayo, radio tersebut menyuarakan kepada dunia bahwa negara ini masih ada.
“…Seperti Pesan Bung Karno bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawanya, untuk itu dalam menghargai jasa monument ini agar tidak hilang sejarahnya,kita minta pemerintah pusat memasukanya dalam kurikulum pendidikan nasional…”, kata Ruslan, pada hari Kamis (19/03/2015).
Dalam mengapresiasi perjuangan Radio rimba Raya, sebuah monument dibangun dikawasan Desa Rimba raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, yang diresmikan oleh Menteri Koperasi/Kepala Bulog, Bustanil Arifin pada 27 Oktober 1987 silam, namun kondisinya terlihat kurang terawat kendati pemerintah kabupaten setempat telah melakukan beberapa kali proses renovasi.
“…Jika usulan untuk masuk kurikulum pendidikan nasional, perhatian pemerintah provinsi maupun pusat bisa lebih besar lagi, termasuk untuk pemugaran, sehingga menjadi salah satu lokasi wisata di dataran tinggi Gayo, yang nyaman dikunjungi para wisatawan yang datang…”, pungkasnya.
( Oleh : Red.NRMnews.com / Dwi Pravita – Editor : A.Dody.R )


No comments:
Post a Comment